Bagikan Bisnis.com, JAKARTA - Emiten taksi, PT Blue Bird Tbk. (BIRD) mencatatkan laba bersih Rp148 miliar pada Semester I/2022. Kinerja tersebut tumbuh 593 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Di periode ini, margin laba kotor Perseroan naik hingga 20 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Jakarta- Blue Bird akhirnya berkolaborasi dengan GO-JEK. Para pelanggan GO-CAR di Jakarta bisa mendapat taksi Blue Bird saat memesan kendaraan. Agar bisa menikmati taksi Blue Bird, pengguna layanan GO-JEK hanya perlu memperbarui (update) aplikasi GO-JEK mereka melalui Playstore untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iPhone. JAKARTA Banyak Berikut harga sedan mewah bekas taksi PT Blue Bird Tbk. Mercy E200 Compressor. Tahun 2009 harga Rp 102 juta Tahun 2010 harga Rp 117,5 juta. TTS - Teka - Teki Santuy Ep 88 Naskah dan Kode Paling Misterius di Dunia; TTS - Teka - Teki Santuy Ep 87 Acak Kata Alat Musik Melodis; Video Pilihan. Hide. AlamatLengkap Bluebird Penggilingan Jakarta dengan kode unik a97ad35f8fade5f6. Temukan Alamat Lengkap Bluebird Penggilingan di Jakarta Agustus 2022 Lowongan Kerja Driver Taksi Pool Blue Bird Cijantung Jakarta Timur Blue Bird Pool Cijantung Jakarta | Dibuka : 2 Agustus 2022 Mampu mengendarai mobil dengan baik. Eks online / eks bluebird/ eks BlueBird Jakarta (Executive Taxi) Order by Phone (24 hours) SILVER BIRD Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Berikutini kami informasikan mengenai Nomor Telepon Taksi Blue Bird Group Seluruh Indonesia: Kantor Pusat Blue Bird. Gedung Blue Bird Group Jl. Mampang Prapatan No. 60 Jakarta Selatan Jakarta # Taksi Blue Bird dan Pusaka Tel. 021 - 7917 1234, 794 1234 # Silver Bird Tel. 021 - 798 1234 # Golden Bird Tel. 021 - 794 4444 Blue Bird Banten 7Ocam. – Tarif taksi Bandara Soekarno-Hatta 2022 penting diketahui oleh pelaku perjalanan yang membutuhkan layanan taksi bandara. Besaran tarif taksi Bandara Soekarno-Hatta ke Depok berbeda dengan tarif taksi Bandara Soekarno-Hatta ke Bogor. Demikian juga dengan tarif yang berlaku pada masing-masing operator. Tarif taksi Blue Bird Bandara Soekarno-Hatta misalnya, tentu saja tidak sama dengan tarif taksi lain. Artikel ini akan mengulas informasi terkait hal juga Cek Tarif Parkir Inap Bandara Kualanamu 2022 untuk Mobil dan Motor Daftar taksi Bandara Soekarno-Hatta sebenarnya sudah termuat dalam laman resmi khususnya pada menu Panduan Penumpang. Dikutip pada Kamis 2/6/2022, berikut daftar taksi yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta Taksi Blue Bird Taksi Borobudur Taksi Diamond Silver Bird Executive Taxi Tiara Express Executive Taxi Taksi Express Taksi Gading Taksi Gamya Green Line Taksi Taksi Primajasa Masing-masing operator mematok tarif taksi Bandara Soekarno-Hatta 2022 yang berbeda, demikian pula mengenai titik jemput yang juga Cek Lokasi dan Biaya Parkir di Bandara YIA untuk Mobil dan Motor Tarif taksi Blue Bird Bandara Soekarno-Hatta Blue Bird Bandara Soekarno-Hatta menerapkan ketentuan tarif yang berlaku berbeda-beda tergantung pada tujuan penumpang. Karena itu, penting memahami tarif taksi Blue Bird per kilometer 2022. Berikut rincian tarif taksi Blue Bird Bandara Soekarno-Hatta Buka Pintu Rp Per Km Rp. Adapun titik angkut taksi Blue Bird di Bandara Soekarno-Hatta adalah Terminal 1 T1A, T1B Terminal 2 T2D, T2F Terminal 3 Internasional Terminal 3 Domestik Taksi Blue Bird melayani pengantaran penumpang dengan tujuan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi selama 24 jam. Untuk nomor telepon yang bisa dihubungi yaitu +6221-7989000. Baca juga Ini Tarif Parkir Bandara Ngurah Rai 2022 untuk Mobil dan Motor Blue Bird Group merupakan salah satu perusahaan yang bermain di bisnis transportasi, terutama armada taksi. Bermula dari sejumlah kecil taksi hingga menjadi sebuah perusahaan yang melayani kebutuhan jutaan penumpang di Indonesia, meskipun tarifnya tidak murah, banyak yang bilang bahwa perusahaan ini adalah layanan taksi berkualitas. Armada taksi Blue Bird sumber cnnFasilitas Taksi Blue Bird Dilansir dari website resminya, taksi Blue Bird merupakan salah satu bentuk produk jasa dari Blue Bird Group. Telah melayani jutaan penumpang setiap bulannya, Blue Bird Group memperluas jenis layanan yang ditawarkan seperti taksi konvensional dan listrik. Armada taksi biru ini tampaknya sudah hadir di berbagai kota, mulai dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Lombok, Semarang, Medan, Pekanbaru, hingga Malang. Tak hanya itu, taksi Blue Bird biasanya lebih dikenal di kota-kota wisata seperti Yogyakarta, Palembang, Banten, Makassar, dan Manado. Menjadi kebutuhan transportasi masyarakat daerah dan turis, taksi biru ini lebih umum dijumpai di terminal, stasiun, dan bandara. Hal ini tentunya mempermudah wisatawan dari luar kota yang ingin menjelajahi daerah yang disinggahi. Para pelancong tidak perlu bingung memilih transportasi yang mampu membawa mereka ke berbagai tempat tujuan di kota pilihan. Sebagai penumpang yang tidak tahu jalan dan arah, Anda juga tidak perlu khawatir ketika naik taksi Blue Bird. Para driver taksi tersebut sudah hafal dengan seluk beluk daerah yang ingin Anda kunjungi. Anda hanya perlu menyebutkan tujuan Anda dan taksi akan langsung meluncur ke daerah tersebut. Beberapa taksi juga sudah dilengkapi dengan GPS, sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk kesasar atau salah jalan. Saat naik taksi Blue Bird, tentunya Anda juga akan merasa nyaman. Ada beragam pilihan mobil untuk taksi biru ini, antara lain Toyota Limo, Honda Mobilio, dan Toyota Avanza. Setiap mobil tentunya menawarkan fasilitas berbeda. Untuk Blue Bird dengan mobil Toyota Limo misalnya, mampu diisi 2 hingga 3 penumpang ditambah barang bawaan. Untuk bagasinya sendiri tidak terlalu besar, tetapi cukup diisi dua koper ukuran sedang. Lalu, taksi Blue Bird dengan kendaraan Honda Mobilio memiliki kapasitas 2 hingga 3 penumpang dengan bagasi berukuran sedang dan bisa diisi dengan beragam barang bawaan, mulai dari koper kecil, sedang hingga besar. Sementara itu, taksi dengan kendaraan Toyota Avanza memiliki kapasitas 2 hingga 4 orang dengan bagasi super besar yang mampu menampung tiga koper berukuran sedang. Selain itu, beberapa taksi dengan kendaraan Toyota Avanza menawarkan fasilitas Wifi gratis dan charger ponsel. Untuk tarifnya, Blue Bird Group mematok tarif taksi bervariasi, sesuai dengan jarak yang ditempuh serta lokasi transportasi. Di tahun 2013 lalu misalnya, tarif taksi Blue Bird di wilayah Jakarta dan sekitarnya adalah untuk buka pintu, per km, dan per jam waktu tunggu. Di wilayah Surabaya, untuk buka pintu dikenakan tarif tarif per km adalah dan tarif waktu tunggu adalah per jam. Sementara, di Medan, tarif buka pintu adalah tarif per km adalah sedangkan waktu tunggu adalah per jam, dengan minimal pembayaran dan biaya pembatalan Kemudian, pada tahun 2016 lalu, tarif taksi Blue Bird di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi Jabodetabek mengalami penurunan sebesar 15 persen imbas penurunan harga bahan bakar minyak dan instruksi Organisasi angkutan Darat Organda. Tarif buka pintu turun dari semula menjadi Sementara itu, tarif per km turun Rp500, dari semula menjadi Adapun tarif waktu tunggu, dipangkas menjadi atau turun Pada April 2019, PT Blue Bird Tbk resmi meluncurkan taksi dengan bahan bakar listrik. Blue Bird diklaim sebagai operator taksi pertama di Indonesia yang mengoperasikan mobil listrik. Perusahaan berlambang burung tersebut menggunakan 25 BYD e6 A/T dan empat Tesla model X 75D A/T sebagai armada e-taxi mereka. Lalu, bagaimana dengan tarif taksi listrik Blue Bird ini? Pihak perusahaan menyebut tidak ada perbedaan. Artinya, tarif e-taxi Blue Bird ini sama persis dengan armada konvensional yang saat ini beredar. Pasalnya, perusahaan mengaku masih belum mendapatkan mobil dengan harga yang bisa membuat tarif menjadi lebih murah walaupun charge listriknya lebih murah daripada bensin. Taksi Blue Bird listrik sumber Jenis Tarif Besaran Tarif Tarif Awal per km Tarif Buka Pintu Tarif Tunggu per jam Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, tarif taksi Blue Bird saat ini terpantau fluktuatif. Misalnya, tarif awal taksi Blue Bird yang semula dipatok mulai per km, sekarang sedikit turun menjadi per km. Berbeda dengan tarif buka pintu taksi Blue Bird yang naik dari menjadi Sekadar informasi, selain taksi Blue Bird, Blue Bird Group juga memiliki armada premium yang dinamai Silver Bird Vellfire. Armada yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kalangan bisnis dan keluarga ini menawarkan kabin yang mewah dan luas serta dilengkapi dengan executive power seats dan ruang yang luas untuk mengistirahatkan kaki. Untuk saat ini, armada tersebut tersedia di Plaza Senayan, Hotel Mulia, Hotel Grand Hyatt, Pacific Place, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tarif Taksi online Nama Taksi Online Besaran Tarif GrabCar Biaya Minimum Tarif per km GoCar Tarif per km – Maxim Car Biaya Minimum Jabodetabek Tarif Tunggu 5 menit pertama gratis, selanjutnya dikenakan Rp500 per menit. Perlu diingat, tarif taksi online di atas tidak mengikat dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak armada. Untuk informasi lebih lanjut, tak ada salahnya mengakses situs resmi masing-masing taksi yang bersangkutan. [Update Ditta] Blue Bird merupakan perusahaan layanan transportasi yang melayani taksi, airport transport, rental mobil sampai charter bus. Taksi ini merupakan pilihan tepat bagi penumpang karena selain kendaraannya yang nyaman, Blue Bird juga dilengkapi sistem GPS yang membuat Anda selalu aman selama perjalanan. Jika ingin reservasi, berikut beberapa cara pesan taxi Blue Bird yang bisa Anda lakukan. Sumber Beberapa Cara Pesan Taxi Blue Bird Cara pesan taxi Blue Bird yang pertama adalah dengan menelpon call center sesuai lokasi Anda. Jika berada di Jakarta hubungi 021-7917 1234 atau ccare 021-797 1234. Lengkapnya cari saja di google atau website Blue Bird Pesan Melalui Aplikasi My Blue Bird Cara pesan taxi Blue Bird selanjutnya adalah melalui aplikasi My Blue Bird. Blue Bird merupakan perusahaan taksi pertama yang menggunakan aplikasi pemesanan berbasic mobile. Fitur terbaru dari aplikasi ini adalah easy ride. Fitur ini memungkinkan Anda membayar transaksi dengan secara non-tunai dengan menyetopnya dipinggir jalan. Anda cukup klik fitur easy ride dan input nomor taksi di aplikasi my blue bird. Kemudian Anda akan mendapatkan passcode yang harus diinfokan ke driver. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur call driver, agar Anda bisa mengetahui posisi pengemudi tanpa harus menelpon call center. Tersedia juga fitur multiple booking yang memungkinkan Anda melakukan pemesanan taksi selanjutnya atau di bulan depan. Dengan fitur track location. Untuk menggunakan aplikasi ini sangatlah mudah. Pertama, download My Blue Bird dari Google Play store atau App store smartphone Anda. Kemudian buat akun dengan memasukkan nomor telepon dan email untuk verifikasi data. Setelah registrasi berhasil, maka muncul desain user interface aplikasi Melalui aplikasi go-jek Cara pesan taxi Blue Bird yang lain yakni melalui aplikasi Go-Jek. Blue Bird dan gojek menjalin kerjasama dengan meluncurkan aplikasi Go-Blue Bird yang memungkinkan Anda memesan layanan Blue Bird melalui aplikasi go-jek. Dengan tarif perjalanan sesuai argometer. Tetapi, jika Anda memesan go-car, mungkin saja mendapatkan Bluebird dengan tarif sesuai Go-car. 4. Melalui Traveloka Blue Bird juga bekerja sama dengan traveloka untuk meramaikan bisnis ride sharing. Traveloka dan Blue Bird resmi meluncurkan airport transport dari dan ke bandara. Bagi yang membutuhkan transportasi bandara, khususnya kawasan Jakarta, Anda bisa memesan layanan premium Blue Bird Golden Bird dari Traveloka. Anda bisa booking armada untuk perjalanan di hari H sampai dengan 1 tahun kedepan. Traveloka juga menyediakan layanan Big Bird, yakni shuttle bus dari dan ke bandara untuk kawasan Jakarta dan Bekasi. Untuk reservasi, berikut langkahnya buka aplikasi traveloka, kemudian pilih transportasi bandara, isi data perjalanan seperti lokasi penjemputan, tanggal dan jumlah penumpang. Kemudian pilih model transportasi. Terakhir klik tombol pesan dan lakukan proses pembayaran. Untuk pembayaran, bisa dengan transfer ATM, kartu kredit dan secara offline melalui minimarket yang bekerja sama dengan traveloka. Setelah melakukan pembayaran, e-voucher akan langsung dikirim lewat email dan otomatis masuk e-booking dalam aplikasi. Informasi pengemudi juga akan tertera di Aplikasi. Pada halaman transportasi bandara, ada voucher dan kode booking. Ada juga tutorial penggunaanya. Jika Anda memesan dari bandara, tunjukan voucher ke counter Golden Bird. Sedangkan jika dari rumah, cukup tunggu saja pengemudi datangSetelah mengetahui beberapa cara pesan Blue Bird Taxi diatas Anda tak bingung lagi kan. Anda bisa dengan mudah pesan taksi kapanpun dan dimanapun. Sekilas Tentang Kepemilikan Bluebird Group Dari taksi, kontainer, dan alat berat ke logistik, Bluebird Group adalah perusahaan yang siap memenuhi semua kebutuhan anda. Begitu banyak masyarakat kota Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, Blue Bird Group bukan hanya sekadar perusahaan taksi, tetapi bagian dari gaya hidup mereka. Kalau New York dikenal dengan taksi kuningnya dan Londong dengan taksi hitam, maka jakarta memiliki Blue Bird armada taksi biru yang menghiasi jalanan sibuk Jakarta setiap waktu. Dengan melayani jutaan penumpang setiap bulan, Blue Bird Group memperluas layanannya. Dari taksi umum Blue Bird & Pusaka sampai taksi eksekutif Silver Bird, limosin dan penyewaan mobil Golden Bird, carter bus Big Bird, logistik Iron Bird Logistic Industri Restu Ibu Pusaka - Bus Body Manufacturing dan Pusaka Niaga Indonesia, properti Holiday Resort Lombok dan Pusaka Bumi Mutiara, IT dan layanan mendukung Hermis Consulting - IT SAP, Pusaka Integrasi Mandiri - EDC, Pusaka GPS, Pusaka Buana Utama - Petrol Station, Pusaka Bersatu - Lubricant, Pusaka Suku Cadang Indonesia - Spare Part dan alat berat Pusaka Andalan Perkasa dan Pusaka Bumi Transportasi. Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan kami di setiap hal yang kami lakukan. Contohnya, armada penempatan strategi dan ketersediaan kami telah membuat anak perusahaan cabang kami, PT Blue Bird Tbk meraih status mitra transportasi yang bisa diandalkan dan dipercaya. Sekarang layanan Blue Bird Group dapat dinikmati tidak hanya di Jakarta tapi juga di kota-kota lain di Indonesia seperti Surabaya, Bandung, Bali, Lombok, Semarang, Medan, Pekanbaru, Palembang, Bangka Belitung, Batam, Banten, Manado, Makassar, Yogyakarta dan kota lainnya yang menjadi jantung bisnis dan destinasi turis lintas tanah air bangsa. Bluebird Group Holding Jajaran Direksi Ir. Kresna Priawan Djokosoetono, MBM Direktur Utama Bluebird Group Holding Bapak Kresna lulus dari Universitas Indonesia pada tahun 1990 dengan gelar di jurusan teknik mekanik, dan lulus dari Asia Institute of Management, Filipina, pada tahun 1996 dengan gelar Master Bisnis Manajemen. Beliau memulai karirnya sebagai Manajer Umum di PT Iron Bird dari tahun 1996 sampai 2000, kemudian menjadi Wakil Presiden Audit di Blue Bird Group dari tahun 2000 sampai 2012 berbarengan dengan menjadi Wakil Ketua angkatan pelabuhan khusus Organda DKI Jakarta dari tahun 1998 sampai 2003. Sekarang beliau juga memegang posisi sebagai Komisaris Utama di beberapa cabang Blue Bird Group seperti PT Pusaka Satria Utama sejak tahun 200, PT Central Naga Europindo sejak tahun 2001, PT Golden Bird Bali sejak tahun 2002, PT Morante Jaya sejak tahun 2003. PT Cendrawasih Pertiwijaya sejak tahun 2008, dan PT Irdawan Multitrans sejak 2011. Jabatan lainnya yang telah dipercayakan pada beliau adalah Presiden Direktur PT Pusaka Prima Transport sejak 2001, Direktur PT Iron Bird sejak 2002, Direktur PT Angkutan Kontenindo Antarmoda sejak 2004, dan Direktur PT Lombok Taksi Utama sejak 2008. Bapak Kresna juga anggota dari Dewan Pengawas ASPERKINDO sejak 2008. Ir. Sigit Priawan Djokosoetono, MBA Direktur Bluebird Group Holding Ditunjuk sebagai Direktur sejak tahun 2012, Bapak Sigit lulus dari Kampus Trisakti di tahun 1993 dengan gelar dari jurusan teknik mekanik dan lulus dari Simon School of Business University of Rochester, New York dengan gelar Master of Business Degree pada tahun 1997. Beliau bergabung dengan perusahaan ini sebagai Manajer Operasi Senior dari tahun 2001 sampai 2007 dan memegang jabatan sebagai Dewan dari Departemen Pengembangan SDM DPD Organda DKI Jakarta dari tahun 2004 sampai 2009, juga Wakil Presiden dari perusahaan Central Operations dari tahun 2007 sampai 2012. Ketika menjadi Ketua Komisaris PT Pusaka Andalan Perkasa sejak 2012 dan Hermis Consulting sejak 2013, Sekarang beliau juga memegang beberapa jabatan penting di cabang-cabang Blue Bird Group seperti Komisaris PT Pusaka Prima Transport sejak tahun 2001, PT Prima Sarijati Agung sejak tahun 2002, PT Silver Bird sejak tahun 2003, PT Pusaka Buana Utama sejak 2010, PT Pusaka Niaga Indonesia sejak 2010, dan PT Pusaka Bumi Transportasi sejak 2012. Beliau juga memegang jabatan sebagai Direktur Presiden PT Pusaka Nuri Utama sejak tahun 1997 dan PT Luhur Satria Sejati Kencana sejak 2012. Jajaran Komisaris Bayu Priawan Djokosoetono, SE., MBM Komisaris Utama Bluebird Group Holding Mendapatkan gelar Manajemen Ekonominya dari Universitas Pancasila di tahun 2002 dan gelar Master Manajemen Bisnis dari Universitas Monash di Australia pada tahun 2005, Beliau bergabung dengan perusahaan ini di tahun 2005 sebagai Manajemen Pelatihan dalam Departemen Administrasi Finansial dan naik jabatan menjadi Manajer Administrasi Finansial dari tahun 2005 sampai 2006, Manajer Operasional Pool Perigi dari tahun 2006 sampai 2007, dan Manajer Umum Pool Halim dari 2007 sampai 2009. Di samping menjadi Kepala Komisaris PT Pusaka Citra Djokosoetono dari tahun 2013, Beliau juga Komisaris di PT Blue Bird Pusaka dan PT Luhur Satria Sejati Kencana sejak tahun 2012, PT Pusaka Thrifty sejak 2001, PT Pusaka Integrasi Mandiri sejak 2008, PT Global Pusaka Solutions sejak 2009, PT Lintas Buana Sakti, PT Golden Bird Metro, dan PT Morante Jaya sejak tahun 2013. Beliau juga adalah seorang Direktur untuk beberapa perusahaan seperti PT Pusaka Bumi Mutiara sejak 2010, PT Pusaka Satria Utama, PT Big Bird Pusaka, PT Cendrawasih Pertiwijaya, dan PT Pusaka Andalan Perkasa sejak 2012. Sebelumnya beliau juga merupakan anggota dari HIPMI sebagai Bendahara Umum dari tahun 2011 sampai 2014, Wakil Bendahara Umum DPP KNPI dari tahun 2011 sampai 2014, dan Wakil Ketua Komite Tetap bidang Perhubungan/Transportasi dan ASDP Kadin Indonesia dari tahun 2011 sampai 2014. Dr. Sri Adriyani Lestari Komisaris Bluebird Group Holding Lulus dari Sekolah Medis Universitas Indonesia di tahun 1999, Dr. Sri bergabung dengan perusahaan ini sebagai Asisten Direktur pada tahun 2001 sampai 2004, kemudian menjadi Manajer Umum Pool Garuda dari tahun 2001 sampai 2004, dan sebagai Wakil Presiden Urusan Regulasi dari tahun 2006 sampai 2013. Sekarang beliau adalah anggota Dewan Komisaris di beberapa cabang seperti PT Pusaka Satria Utama sejak 2000, PT Big Bird Pusaka sejak 2000, PT Morante Jaya and PT Silver Bird sejak 2003, PT Pusaka Bumi Mutiara sejak 2010, and PT Irdawan Multitrans sejak 2011, PT Cendrawasih Pertiwijaya sejak 2012, PT Pusaka Nuri Utama dan PT Lintas Buana Taksi sejak 2013. Beliau juga anggota Dewan Direktur PT Central Naga Europindo sejak 2001, PT Pusaka Thrifty sejak 2001, PT Pusaka Prima Transport sejak 2001, PT Prima Sarijati Agung sejak 2002, PT Blue Bird Pusaka sejak 2012, PT Golden Bird Metro dan PT Blue Bird Taxi sejak 2013. Ir. Adrianto Djokosoetono, MBA Komisaris Pemegang Bluebird Group Holding Ditunjuk sebagai Direktur sejak tahun 2012, Bapak Adrianto lulus dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2000 dengan gelar Teknik Industri, dan lulus dari Bentley College, Massachusetts pada tahun 2003 dengan gelar Master Administrasi Bisnis. Beliau bergabung dengan perusahaan ini sebagai Tim Proyek SAP dari tahun 2003 sampai 2005 dan Manajer IT dari tahun 2005 sampai 2006. Beliau juga Kepala Unit Taksi Organda DKI Jakarta dari tahun 200i sampai 2013. Sekarang beliau memegang posisi sebagai Presiden Direktur PT Iron Bird Transport sejak 2003, PT Irdawan Multitrans sejak 2011, PT Big Bird Pusaka, PT Cendrawasih Pertiwijaya, dan PT Pusaka Andalan Perkasa sejak 2012, dan PT Morante Jaya sejak 2013. Beliau juga adalah Direktur PT Pusaka Prima Transport sejak 2009, PT Pusaka Integrasi Mandiri sejak 2008, PT Global Pusaka Solutions sejak 2009, PT Luhur Satria Kencana sejak 2012 dan PT Lintas Buana Taksi sejak 2013. Beliau pun juga Komisaris PT Central Naga Europindo sejak 2001, PT Pusaka Bumi Mutiara sejak 2010, PT Golden Bird Bali sejak 2012, dan beliau merupakan bagian dari DPP Organda DKI Jakarta’s General Advisory Council untuk periode 2013 hingga 2018. PT Blue Bird Tbk Jajaran Direksi Ir. Sigit Priawan Djokosoetono, MBA Presiden Direksi Ditunjuk sebagai Direktur perusahaan sejak tahun 2012 telah membuat Bapak Sigit memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat, sampai beliau dipercaya untuk menjadi Presiden Direksi PT Blue Bird Tbk berdasarkan hasil pertemuan RUPS Rapat Umum Pemegang Saham tahun 2021. Beliau memperoleh gelar Teknik Mekaniknya dari Universitas Trisakti pada tahun 1993 dan Master Administrasi Bisnis dari Simon School of Business University of Rochester, New York, United States di tahun 1997. Bergabung dengan perusahaan ini sebagai Manajer Operasi Senior 2001-2007 dan menjabat sebagai Dewan dari Departemen Pengembangan SDM DPD Organda DKI Jakarta 2004-2009, juga Wakil Presiden dari perusahaan Central Operations dari tahun 2007-2012. Selain menjadi Ketua Komisaris PT Pusaka Andalan Perkasa sejak 2012 dan Hermis Consulting sejak 2013, Sekarang beliau juga memegang beberapa jabatan di cabang-cabang Blue Bird Group seperti Komisaris PT Pusaka Prima Transport sejak tahun 2001, PT Prima Sarijati Agung sejak tahun 2002, PT Silver Bird sejak tahun 2003, PT Pusaka Buana Utama sejak 2010, PT Pusaka Niaga Indonesia sejak 2010, dan PT Pusaka Bumi Transportasi sejak 2012. Beliau juga memegang jabatan sebagai Direktur Presiden PT Pusaka Nuri Utama sejak tahun 1997 dan PT Luhur Satria Sejati Kencana sejak 2012. Ir. Adrianto Djokosoetono, MBA Wakil Direksi Adrianto Djokosoetono ditunjuk sebagai Wakil Direksi Perusahaan dengan pengalamannya sebagai Direktur Perusahaan sejak tahun 2012. Beliau memperoleh gelar Sarjana Strata Satunya dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2000 dan gelar Master Administrasi Bisnis dari Bentley College, Massachusetts, United States, di tahun 2003. Bergabung dengan perusahaan sebagai Tim Projek SAP 2003-2005 dan Manajer IT 2005-2006. Beliau juga menjabat sebagai Ketua Unit Taksi Organda DKI Jakarta 2007-2013. Saat ini beliau menjabat sebagai Presiden Direktur PT Iron Bird Transport sejak tahun 2003, PT Irdawan Multitrans sejak 2011, PT Big Bird Pusaka, PT Cendrawasih Pertiwijaya, dan PT Pusaka Andalan Perkasa sejak 2012, dan PT Morante Jaya sejak 2013. Beliau juga memegang posisi sebagai Direktur di PT Pusaka Prima Transport sejak 2001, PT Pusaka Integration Mandiri sejak 2008, PT Global Pusaka Solutions sejak 2009, PT Luhur Satria Sejati Kencana sejak 2012 dan PT Lintas Buana Taksi sejak 2013. Beliau adalah seorang Komisaris di PT Central Naga Europindo sejak 2001, PT Pusaka Bumi Mutiara sejak 2010, PT Golden Bird Bali sejak 2012 dan merupakan anggota dari Dewan Penasehat DPP ORGANDA DKI Jakarta untuk periode 2013-2018. Irawaty Salim Direktur Irawaty Salim memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari Univeritas Trisakti pada tahun 1995 dan menempuh pendidikan Profesi Akuntansi Universitas Trisakti pada periode tahun 2009-2010. Irawaty memulai karir pada tahun 1995 di Kantor Akuntan Publik Purwanto, Suherman & Surja yang merupakan member dari Ernst & Young pada tahun 1995 hingga tahun 2012. Bergabung dengan PT Blue Bird Tbk pada tahun 2013, Irawaty Salim mengambil bagian penting dan menduduki jabatan sebagai General Manager Accounting hingga tahun 2018. Berkat kepiawaiannya Irawaty Salim dipercaya menduduki jabatan Vice President Accounting and Corporate Banking PT Blue Bird Tbk pada tahun 2018. Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Blue Bird Tbk tahun 2022, Irawati Salim dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Direktur Independen perseroaan. Jajaran Komisaris DR HC Noni Sri Ayati Purnomo, B,Eng, MBA Presiden Komisaris Ditunjuk sebagai Presiden Komisaris Perusahaan setelah sebelumnya berhasil membangun pilar pada bidang transformasi digital Bluebird di tengah kondisi pandemi sambil menjabat sebagai Presiden Direktur perusahaan. Beliau memperoleh gelar Sarjananya di jurusan Teknik Industri dari Universitas Newcastle pada tahun 1994 dan gelar Master Administrasi Bisnis dari Universitas San Francisco di tahun 1997. Memulai kariernya sebagai Manajer Senior Pengembangan Bisnis 2001-2004. Sampai sekarang, beliau juga menjadi Dewan Komisaris di beberapa cabang perusahaan termasuk Presiden Komisaris di PT Pusaka Nuri Utama sejak 1997, PT Pusaka Prima Trans sejak 2001, PT Prima Sarijati Agung sejak 2002, PT Lintas Buana Taksi sejak 2000, PT Pusaka Thrifty sejak 2001, PT Global Pusaka Solution sejak 2009, PT Pusaka Niaga Indonesia sejak 2010, PT Pusaka Bumi Transport sejak 2012. Beliau pun adalah Presiden Direktur PT Morante Jaya sejak 2003, PT Pusaka Satria Utama sejak 2000, dan PT Pusaka Bumi Mutiara sejak 2010. Tambahan informasi, ibu Noni juga aktif menjabat sebagai Kepala Bluebird Care Program sejak 2001 dan Kepala Komite Permanen Transportasi Darat dan ASDP KADIN. Ir. Kresna Priawan Djokosoetono, MBM Wakil Komisaris Bapak Kresna lulus dari Universitas Indonesia pada tahun 1990 dengan gelar di jurusan teknik mekanik, dan lulus dari Asia Institute of Management, Filipina, pada tahun 1996 dengan gelar Master Bisnis Manajemen. Beliau memulai karirnya sebagai Manajer Umum di PT Iron Bird dari tahun 1996 sampai 2000, kemudian menjadi Wakil Presiden Audit di Blue Bird Group dari tahun 2000 sampai 2012 berbarengan dengan menjadi Wakil Ketua angkatan pelabuhan khusus Organda DKI Jakarta dari tahun 1998 sampai 2003. Sekarang beliau juga memegang posisi sebagai Komisaris Utama di beberapa cabang Blue Bird Group seperti PT Pusaka Satria Utama sejak tahun 200, PT Central Naga Europindo sejak tahun 2001, PT Golden Bird Bali sejak tahun 2002, PT Morante Jaya sejak tahun 2003. PT Cendrawasih Pertiwijaya sejak tahun 2008, dan PT Irdawan Multitrans sejak 2011. Jabatan lainnya yang telah dipercayakan pada beliau adalah Presiden Direktur PT Pusaka Prima Transport sejak 2001, Direktur PT Iron Bird sejak 2002, Direktur PT Angkutan Kontenindo Antarmoda sejak 2004, dan Direktur PT Lombok Taksi Utama sejak 2008. Bapak Kresna juga anggota dari Dewan Pengawas ASPERKINDO sejak 2008. Dr. Sri Adriyani Lestari Komisaris Lulus dari Sekolah Medis Universitas Indonesia di tahun 1999, Dr. Sri bergabung dengan perusahaan ini sebagai Asisten Direktur pada tahun 2001 sampai 2004, kemudian menjadi Manajer Umum Pool Garuda dari tahun 2001 sampai 2004, dan sebagai Wakil Presiden Urusan Regulasi dari tahun 2006 sampai 2013. Sekarang beliau adalah anggota Dewan Komisaris di beberapa cabang seperti PT Pusaka Satria Utama sejak 2000, PT Big Bird Pusaka sejak 2000, PT Morante Jaya and PT Silver Bird sejak 2003, PT Pusaka Bumi Mutiara sejak 2010, and PT Irdawan Multitrans sejak 2011, PT Cendrawasih Pertiwijaya sejak 2012, PT Pusaka Nuri Utama dan PT Lintas Buana Taksi sejak 2013. Beliau juga anggota Dewan Direktur PT Central Naga Europindo sejak 2001, PT Pusaka Thrifty sejak 2001, PT Pusaka Prima Transport sejak 2001, PT Prima Sarijati Agung sejak 2002, PT Blue Bird Pusaka sejak 2012, PT Golden Bird Metro dan PT Blue Bird Taxi sejak 2013. Bayu Priawan Djokosoetono, SE., MBM Komisaris Mendapatkan gelar Manajemen Ekonominya dari Universitas Pancasila di tahun 2002 dan gelar Master Manajemen Bisnis dari Universitas Monash di Australia pada tahun 2005, Beliau bergabung dengan perusahaan ini di tahun 2005 sebagai Manajemen Pelatihan dalam Departemen Administrasi Finansial dan naik jabatan menjadi Manajer Administrasi Finansial dari tahun 2005 sampai 2006, Manajer Operasional Pool Perigi dari tahun 2006 sampai 2007, dan Manajer Umum Pool Halim dari 2007 sampai 2009. Di samping menjadi Kepala Komisaris PT Pusaka Citra Djokosoetono dari tahun 2013, Beliau juga Komisaris di PT Blue Bird Pusaka dan PT Luhur Satria Sejati Kencana sejak tahun 2012, PT Pusaka Thrifty sejak 2001, PT Pusaka Integrasi Mandiri sejak 2008, PT Global Pusaka Solutions sejak 2009, PT Lintas Buana Sakti, PT Golden Bird Metro, dan PT Morante Jaya sejak tahun 2013. Beliau juga adalah seorang Direktur untuk beberapa perusahaan seperti PT Pusaka Bumi Mutiara sejak 2010, PT Pusaka Satria Utama, PT Big Bird Pusaka, PT Cendrawasih Pertiwijaya, dan PT Pusaka Andalan Perkasa sejak 2012. Sebelumnya beliau juga merupakan anggota dari HIPMI sebagai Bendahara Umum dari tahun 2011 sampai 2014, Wakil Bendahara Umum DPP KNPI dari tahun 2011 sampai 2014, dan Wakil Ketua Komite Tetap bidang Perhubungan/Transportasi dan ASDP Kadin Indonesia dari tahun 2011 sampai 2014. Drs. Gunawan Surjo Wibowo Komisaris Lulus dari Universitas Tarumanegara pada tahun 1986 dengan gelar Manajemen Ekonomi, beliau adalah Wakil Bendahara DPP Organda DKI Jakarta pada tahun 1990 sampai 1995, Direktur PT Silverinda Nusabird dari tahun 1993 sampai 2003, Bendahara DPP Organda DKI Jakarta dari tahun 1995 sampai 1998, Direktur PT Morante Jaya dari tahun 1995 sampai 2013, dan Penasehat Senior perusahaan dari tahun 2001 sampai 2003. Rinaldi Firmansyah, MBA Komisaris Independen Beliau ditunjuk sebagai Analis Finansial Sementara AIMR, Charlottesville pada tahun 1998. Beliau menyelesaikan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1985 dan memperoleh gelar Teknik Elektro, dan memperoleh gelar Master Manajemen Bisnis dari IPMI, Jakarta, di tahun 1988. Beliau memulai karirnya sebagai Manajer Produk di Citibank dari tahun 1988 sampai 1991 dan menjadi Wakil Presiden PT Tirtamas Comexindo from 1991 sampai 1997. Beliau bergabung dengan PT Bahana Securities dari tahun 1997 sampai 2003 dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dari 2004 sampai 2012 dengan jabatan terakhirnya sebagai Presiden Direktur. Beliau juga Komisaris dan Ketua Komite Audit di PT Semen Padang dari tahun 2003 sampai 2004. Irjen Pol. Purn. Drs. Budi Setiyadi, SH, Komisaris Independen Irjen Pol. Purn. Drs. Budi Setiyadi, SH, lulus tadi Akademi Kepolisian pada tahun 1985, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK di tahun 1993, Staff Kepolisian dan Sekolah Kepemimpinan di tahun 2000, SESPATI di tahun 2008 dan Lemhannas di tahun 2012. Beliau juga memperoleh gelar Sarjananya di tahun 1991, dan menyelesaikan studinya di tahun 1993. Selama masa jabatannya, beliau pernah menjabat sebagai Dirlantas Polda Maluku, Dirlantas Polda Riau, Dirlantas Polda Sulawesi Selatan, Kepala Renmin Korlantas Polri, Kepala Biro Umum Lemhannas, Peninjau Ahli Sains dan Teknologi Lemhannas, dan terakhir, sejak 2017 sebagai Direktur Umum Kementerian Transportasi Darat. Komjen Pol. Purn. Drs. Setyo Wasisto, SH Komisaris Independen Komjen Pol.Purn. Drs. Setyo Wasisto, SH, lulusan Akademi Kepolisian AKPOL RI tahun 1984, menyandang gelar Sarjana Ilmu Kepolisian dari PTIK Jakarta tahun 1988, dan Sarjana Hukum dari UKI Tomohon, Sulawesi Utara tahun 1995, lulus Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian di tahun 1998, memperoleh Post Graduate Certificate in Criminal Justice & Police Management dari Leicester University, United Kingdom di tahun 1999, dan lulus dari Lembaga Ketahanan Nasional Lemhannas RI di tahun 2010. Sebelum bergabung dengan Bluebird, beliau telah menjabat antara lain sebagai Perwira Tinggi Staf Sumber Daya Manusia Kepolisian RI penugasan pada LEMHANNAS RI 2015, Kepala Divisi Hukum Kepolisian RI 2016, Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Kepolisian RI 2016, Kepala Divisi Humas Kepolisian RI 2017, dan menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian 2018-2019. Alamanda Shantika Komisaris Independen Alamanda Shantika, S. Kom, S. Si, Sarjana Komputer dan Sarjana Sains dari Universitas Bina Nusantara, Pendiri dan CEO Akademi Binar, sebuah institusi non-formal yang memiliki tujuan untuk menghasilkan bakat-bakat kompeten di bidang digital. Sejak tahun 2019 sampai sekarang, beliau telah melayani sebagai Komisaris Independen di PT Mandiri Capital Indonesia, beliau juga anggota dari Tim Sumber Daya Manusia dan Studi Ekonomi Digital, Dewan Presiden Penasehat. Beliau sebelumnya adalah Wakil Presiden dari People and Culture, Wakil Presiden Produk dan Konsultan Produk Teknologi di Gojek berpengalaman dengan Gojek sekarang GoTo. Sebelum ini, beliau berperan sebagai Kepala Teknik Pengembangan Produk di memperoleh beberapa penghargaan, termasuk Wanita Menginspirasi di Tahun 2018 di acara Elle Style Awards 2018, Wanita Tahun Ini 2017 versi majalah Her World, di bawah 40 versi majalah Marketeers, dan Wanita dalam Teknologi 2017 pada Festival Habibie tahun 2017. Family Life JAKARTA Guide To Navigating Local Transportation In Jakarta – Bluebird Taxi, Uber, Bus Transport Traditional & Modern Ways The choice of public transportation when you are in Jakarta can be chosen from the cheapest to the most expensive ones, you will find various types of public transportation operating here. It is very easy to find public transportation, the city has several routes that can take you to your destination. Here is our guide to getting around in Jakarta! Taxis are one of the easiest and most convenient ways of getting around Jakarta. There are a lot of taxi brands, one of the most famous taxis in Jakarta is Blue Bird, the well known and familiar light-blue taxi with the flying bird logo. They just extended their services, from regular taxis to exclusive taxis and also car rental. Blue Bird taxis are available in both English and Bahasa Indonesia. They also provide Lifecare taxi with special features including power slide up seats for special needs such as wheel chair users, older riders and pregnant women. Blue Bird, Uber is a new way of transportation in Jakarta using a smartphone application to connect customers with car drivers. Make sure you register in advance. Inserting your credit card number in the application is mandatory because the bill will be charged directly to your credit card at the end of the trip. Uber, Commuter trains are also considered a low-cost carrier that can transport a large number of passengers in a short time without having to dive into traffic jams. Commuter trains in Jakarta connect the city center with outlying regions, namely Tangerang, Bekasi, Depok, Bojonggede, Bogor and Serpong. It is usually worth trying if you wish to get to other points of Jakarta swiftly. Riding the train is generally safe and comfortable but of course, cramped during rush hours. A dedicated area for females can be found at the front and rear ends of the train. There are three ways to buy the commuter train ticket by using a one way guaranteed ticket, using a prepaid ticket, or using a bank prepaid card. The commuter service is scheduled every 20 – 30 minutes. If you're a woman with a baby, a mother with kids, an elderly person or someone with disabilities, there is a priority seating area on the trains. Commuter Rail, For a more pleasant way to travel around the main routes, the Trans Jakarta or Busway provides air-conditioned express buses with dedicated bus lanes and bus stops making it the fastest means of transportation during the worst traffic hours. They only run on specific routes, covering mostly central and south Jakarta. There are eight different lines servicing the greater Jakarta area and you can transfer freely from one to another in order to get your final destination. Their stations are strategically located along the route. Tickets can be purchased in the gate of every station. Transjakarta services operate from am until 10pm everyday. Trans Jakarta Busway, For a detailed map, please visit Considering the heavy traffic jams, it could be wise to use a motorcycle to get around in Jakarta. The rented and driven motorbikes service is called ojek, ojek stations are widely available across Jakarta. Jakarta has traditional and modern ojek drivers. Traditional ojek drivers, can be found on almost every street corner in the capital. Modern ojek drivers can be hired through smartphone applications. With a fixed price for each kilometer, you can also see the fare from your location to the destination. Since the traffic in Jakarta is so hard to deal with, a motorcycle taxi is a quite popular mode of transportation. One of the most famous company's that serves motorcycle taxis are Go-Jek. Go-Jek, Bajaj seats two passengers comfortably and up to five passengers maximum. A ride in a bajaj is hot and sweaty because air conditioning is not available...but the kids seem to love the rides. The government does not allow them onto many main roads, so routes may be a bit congested. Bajaj uses natural gas, so they are more environmentally friendly. The cost all depends on your bargaining skills. Jakarta Provincial Government operates five double-decker tour buses as an effort to increase tourism. The routes passed by these double-decker tour buses, are HI round about, Jl. Jenderal Sudirman, Semanggi, Jl. Gatot Subroto, Sultan Hotel, TVRI, Mulia Hotel, Senayan Plaza, Pemuda Statue, and then return to HI Roundabout through Jl. Jenderal Sudirman. The drivers are mostly women and each bus has a tour guide and a police officer. During weekends and Public Holidays, the City Tour Bus doesn't stop at every bus stop, only one full roundtrip. Want More? Little Steps Asia knows what families need. Sign up for our email newsletters to get the most out of Asia! events sun mon tue wed thu fri sat SIGN UP Jakarta Tips, Deals + Events. Pregnant? Sign up for the Bump Club to get exclusive info + deals. We Know Asia Weekly Emails for Bump Club, Travel and More! Recommends Got kids? Little Steps Asia gives you the scoop on all the things to do and see with babies, toddlers, and kids in Hong Kong, Singapore, Kuala Lumpur, Bali, Jakarta, Macau, and beyond. From family-friendly hotels, kids and baby shops, the best schools and after school activities, pregnancy tips and meet-ups and more – we have you sorted. FOLLOW US ON About Us Advertise Contact Photos Editorial Policy Terms & Conditions Privacy Policy

kode taksi blue bird jakarta